Pulau Pisang

Pulau Pisang terletak di daerah Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Pulau yang lumayan jauh dari Kota Bandar Lampung ini menawarkan keelokan terumbuh karang, gerombolan lumba-lumba seperti pada Teluk Kiluan di Tanggamus, serta pantai pasir putihnya yang masih alami.

Untuk menuju kesana jika dari Bandar Lampung membutuhkan waktu sekitar 7 jam perjalanan. Dapat diakses dari arah Kemiling, lalu ke arah Pringsewu, Kota Agung dan hingga sampai Krui.

Dari Krui dapat naik kapal dari Dermaga Krui untuk menyeberang ke Pulau Pisang. Perjalanan dari dermaga menuju kesana membutuhkan sekitar 40-50 menit, di sepanjang perjalanan akan terlihat keindahan alami dari birunya air laut yang elok.

Di Pulau Pisang, pada pesisir pantai disekitarnya banyak pohon-pohon kelapa dan pasir putih yang masih alami bersih menjadi pemandangan sekeliling pulau. Inilah daya tarik yang membuat banyak wisatawan datang ke pulau Pisang.

Suasana sepi dan tenang, menjadikan kegiatan apapun yang dilakukan akan seru dan menyenangkan. Untuk kamu yang suka berenang dapat menikmati jernihnya air laut bisa menuju sebelah utara bagian pulau, karena di area ini ombak laut tidak terlalu besar.

Sedangkan di sisi lain pulau, ombak dan gelombangnya sangat tinggi dan kuat karena berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, sehingga efeknya juga sampai di pulau ini.

Sumber: https://infolpg.com/pulau-pisang-lampung/

Menara Siger

Obyek Wisata Menara Siger di Lampung Selatan Lampung terletak di Bukit Gamping, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Indonesia.

Obyek Wisata Menara Siger di Lampung Selatan Lampung adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Obyek Wisata Menara Siger di Lampung Selatan Lampung memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota  lampung  tidak mengunjungi wisata sejarah yang mempunyai keindahan  yang tiada duanya tersebut. Disini anda dapat melihat pemandangan alam dari lautan yang luas, bukit, pulau-pulau yang indah.

Bentuk dari menara siger ini mengadaptasi bentuk mahkota pengantin wanita (siger) dalam adat Lampung. Sedangkan, pucuknya yang berjumlah sembilan adalah simbolisasi sembilan bahasa yang ada dalam masyarakat Lampung. Kerucut pada bagian tengah berukuran lebih besar dan lebih tinggi yang menjadi puncak dari menara ini.

Sumber: https://ihategreenjello.com/daya-tarik-obyek-wisata-menara-siger-di/

Taman Nasional Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas adalah taman nasional perlindungan gajah yang terletak di daerah Lampung tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Indonesia.

Di Taman Nasional Way Kambas ini terdapat hewan yang hampir punah di antaranya Badak sumatera, Gajah Sumatra, Harimau sumatera, Mentok Rimba, Buaya sepit. Untuk tanaman banyak diketemukan Api-api, Pidada, Nipah, pandan. Di bagian pesisir Taman Nasional Way Kambas yang berawa juga sering ditemukan berbagai jenis burung antara lain Bangau Tongtong, Sempidan Biru, Kuau raja, Burung Pependang Timur, dan beberapa burung lainnya.

Luas wilayah kawasan ini kurang lebih 125.000 hektar. Menariknya lagi, sebagian besar kawasan ini masih berupa hutan rimba. Disini, wisatawan akan disuguhkan dengan gajah sumatera yang bisa dibilang menjadi ikon dari tempat ini. Maklum saja, saat ini Gajah Sumatera memang hampir punah.

Sisi menarik disini, kalian akan dihibur dengan beberapa atraksi yang bisa dilakukan oleh gajah-gajah ini. salah satunya adalah olah raga sepakbola yang bisa dinikmati. Melihat mereka berolahraga pun terlihat seru dan menarik. Selain bermain sepakbola, kalian juga bisa melihat gajah-gajah ini dimandikan, tingkah mereka cukup lucu dan menggemaskan. Seperti seorang anak-anak yang dimandikan. Sungguh mengundang tawa.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Nasional_Way_Kambas https://www.nativeindonesia.com/taman-nasional-way-kambas/

Way Lalaan

Way Lalaan Waterfall terletak di kaki gunung Tanggamus, memiliki bentuk tingkatan dengan setiap tingkat berjarak 200 meter dan jarak tumpahan dari tumpahan ke dasar sekitar 11 meter.

Berada di pekon Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Air terjun ini dikelola oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahrata Kabupaten Tanggamus dan juga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang memiliki anggota dari warga sekitar air terjun.

Untuk menuju tempat ini dari Bandar Lampung dapat menggunakan Bis jurusan Rajabasa-Kota Agung dan bisa berhenti didepan pintu masuknya. Berada disebelah kiri jalan sebelum masuk jalan komplek pemerintahan kabupaten Tanggamus. Disana ada sebuah gerbang yang bertuliskan “Selamat Datang di Air Terjung Way Lalaan.”

Sebaiknya ketika akan mengunjungi salah satu air terjun di Lampung ini adalah disaat pagi hari hingga sore. Untuk mendapatkan kenyamanan maka sebaiknya berkunjung di hari kerja. Sehingga tidak ramai pengunjung.

Dengan mengunjungi disaat sepi, maka kamu akan mendengarkan suara deburan air yang jatuh dari air terjun setinggi kira-kira 11 meter ini. Dan jika sedang beruntung maka bisa mendengarkan satwa seperti siamang yang ada di pepohonan sekitar air terjun.

Disana kamu bisa berenang, namun jangan sampai melewati tali batas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk mandi atau berenang maka bisa berada di pinggir air terjun.

Sedangkan untuk yang tidak bisa berenang tidak dianjurkan untuk masuk atau mandi diair terjun ini. Kamu juga bisa duduk-duduk santai menikmati keindahan alami air terjun, kesunyian alam yang bisa menenangkan hati dan pikiran yang lelah dengan urusan pekerjaan.

Untuk tempat berteduh atau duduk kamu bisa memanfaatkan pondokan yang sudah dibangun oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahrata Kabupaten Tanggamus. Atau dapat pula duduk diatas rerumputan agar merasakan suasana tenang air terjun.

Banyak orang tahunya air terjun Way Lalaan ini hanya ada satu. Tetapi sebenarnya terdapat dua air terjun Way Lalaan. Yang banyak diketahui orang adalah air terjun yang dekat dengan parkiran kendaraan. Lalu untuk air terjun satunya maka kamu harus melakukan jalan setapak dan melakukan trekking.

Kamu harus menyusuri sungai dan kebun-kebun durian dan manggis untuk sampai air terjun way lalaan kedua. Namun air terjun kedua ini memiliki ketinggian lebih tinggi dari pada air terjun way lalaan satu.

Untuk mengunjungi air terjung way lalaan kedua, maka sebaiknya meminta bantuan Guide dari Pokdarwis agar ditemani dan dipandu menuju kesana.

Sumber: https://infolpg.com/air-terjun-way-lalaan/

Pulau Pahawang

Pulau Pahawang Lampung ini berada di  area Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, dengan rute ke pulau pahawang membutuhkan waktu kita-kira sekitar 2 jam dari Pusat Kota Bandar Lampung.

pulau ini terdiri dari 2 pulau yang berdekatan, yaitu:

1. Pulau Pahawang Besar

Pulau Pahawang Besar yang memiliki luas 1000 hektar dengan penghuni sekitar 1000 kepala keluarga dan terdapat fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas. Pulau yang ini lah yang biasa dikunjungi oleh wisatawan.

Dalam Pulau ini, spot terbaik untuk melakukan snorkeling dengan keindahan laut yang sangat indah dan alami. Anda dapat menemui koloni ikan nemo  yang hidup di terumbu karang yang indah dan banyak sekali jenisnya. Tempat penyelaman ini bernama Wisata Taman Nemo Lampung

2. Pulau Pahawang Kecil

Pulau Pahawang Kecil memiliki luas 13 hektar. Menurut informasi pulau ini dimiliki oleh Warga Negara asing, sehingga pulau yang ini tidak dapat dikunjungi wisata secara bebas.

Spot di Pulau Pahawang Lampung

Untuk spot snorkeling selain taman nemo, Anda akan menjumpai kecantikan terumbu karang dan banyak ikan-ikan tropis dengan berbagai warna dan ukuran. Anda juga dapat berenang bersama mereka bahkan memberi makan.

CAMERA

Selain Pulau Pahawang, banyak sekali wisata yang dapat anda kunjungi di sekitar pulau ini. Wisata tersebut antara lain:

  1. Pulau Kelagian Besar
  2. Pulau Kelagian Kecil
  3. Wisata Taman Nemo
  4. Tanjung Putus

Sumber: https://infolpg.com/wisata-pulau-pahawang-lampung/

Air Terjun Putri Malu

Air terjun Putri Malu yang berada di desa Juku Batu, Kecamatan Banjit, kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini di gadang-gadang sebagai surga terbunyi oleh masyarakat sekitar dan juga oleh wisatawan yang pernah berkunjung ke sana.

Bagaimana tidak, air terjun yang di beri nama dengan Putri Malu ini memiliki ketinggian 100 meter di atas permukaan laut dengan air yang jernih dan segar siap membasahi para pengunjung dengan percikan-percikannya, pemandangan yang sangat memanjakan mata karena di area tersebut masih sangat hijau dan alami, udara yang sejuk, suasana yang tentram, siap membayar lunas penat para pengunjung.

Sangat menggiurkan bukan? Apalagi untuk kalian para pecinta alam tentunya pasti sudah tidak sabar menikmati keindahan alam air terjun Putri Malu ini. Suatu spot yang sangat tepat bagi kalian yang ingin refreshing, berfoto ataupun membuat video dokumenter tentang tempat ini.

Untuk jarak tempuh sendiri lumayan jauh, sekitar 190 kilometer dari Bandar Lampung. Tetapi, 7,5 kilometer sebelum sampai ke spot tujuan kendaraan roda 4 atau mobil sudah tidak bisa lewat karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan dan setapak.

Tetapi jangan berkecil hati karena penduduk di daerah sekitar sudah menyediakan jasa antar roda dua atau bisa menyewa, untuk tarifnya sendiri relatif murah dengan kisaran 20-40 ribu rupiah. Dengan jalan setapak bebatuan, pemandangan yang indah, udara sejuk, jarak 7,5 kilometer tidak akan terasa pastinya walau melewati jalan setapak bebatuan yang juga menanjak hingga sampai ke lokasi tujuan.

Sumber: https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-4486012/putri-malu-yang-cantik-di-lampung

Air Terjun Curup Gangsa

Air terjun Curup Gangsa ini terletak di Tanjung Jaya Kotaway, Kasui, Way Kanan. Dari pusat Kecamatan Kasui, jarak air terjun ini sekitar 10 km. Sedangkan jika dari Ibukota Bandar Lampung jaraknya sekitar 181 km dengan waktu tempuh normal sekitar 4 jam setengah.

Jika anda dari Bandar Lampung, bisa menggunakan transportasi umum bus tujuan Kasui. Anda juga bisa menaiki travel jurusan Kasui. Untuk tarif atau ongkos bus sekitar Rp.70.000, sedangkan travel sekitar Rp. 100.000. Dari kasui, selanjutnya anda bisa menaiki ojek menuju air terjun dengan biaya sekitar Rp.50.000.

Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Bandar Lampung anda harus menuju ke Kecamatan Baradatu terlebih dahulu. Kemudian dari situ anda melanjutkan perjalanan menuju Kasui dengan jalan yang lebih sempit dibandingkan jalan lintas, tapi suasananya sangat asik.

Anda bisa transit terlebih dahulu di Kasui. Di Kasui kondisinya cukup ramai, anda bisa membeli perbekalan atau makan terlebih dahulu. Disekitar lokasi air terjun cukup susah menemukan penjual makanan, oleh sebab itu anda bisa mempersiapkannya disini. Setelah anda istirahat dan menyiapkan perbekalan di Kasui, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju air Terjun ini.

Perjalanan menuju Air Terjun Curup Gangsa ini cukup menyenangkan dan menantang. Dari Baradatu ke Kasui dan dari Kasui ke air terjun tersebut anda akan disuguhi pemandangan pemukian, perkebunan dan juga perbukitan yang khas.

Kampung-kampung khas yang menggerombol dibeberapa titik akan menjadi pemandangan unik bagi anda. Anda juga akan disugui pemandangan rumah adat Semendo (semende) yang berbentuk panggung dan terbuat dari tembok papan. Anda bisa saja mampir untuk sekedar berfoto dengan rumah tradisonal tersebut.

Kemudian hamparan kebun kopi yang luas akan menjadi pemandangan hehijauan yang memanjakan mata anda selama perjalanan. Hal ini memandakan bahwa anda sudah dekat dengan si air terjun.

Sampainya anda di air Terjun Curup Gangsa, anda akan disambut dengan suara gemuruh air yang jatuh. Suara tersebut cukup keras karena debit airnya cukup besar. Namun sebelum itu anda harus menuruini anak tangga sebanyak kurang lebih 60 sampai 70.

Kesejukan udara dan hijaunya alam sekitar dijamin akan membuat suasana yang istimewa untuk anda. Itulah kesan pertama yang bisa anda rasakan.

Air terjun Curup Gangsa ini bersumber dari patahan sungai Way Tangkas yang mengalir dari Bukit Punggur melalui beberapa desa di Kasui seperti Tanjung Kurung dan Lebak Peniangan.

Air terjun ini memiliki tinggi kurang lebih 50 meter dan lebar pematang air terjun sekitar 20 meter. Dengan tinggi dan lebar tersebut air terjun ini nampak sangat megah dan mewah.

Pemandangan air terjun yang berpadu dengan tebing hijau disekitarnya namoak eksotis. Disekitar air terjun ini juga banyak batu-batu besar sehingga menambah cantik pemandangan.

Pemandangan luasr biasa yang disajikan air terjun ini juga bisa anda nikmati sambil mandi sikitarnya. Selain itu air terjun ini sangatlah fotogenik.

Anda bisa berfoto dengan jarak sekitar 30 meter di depan air terjun. Dengan menaiki batu besar berlatar belakang air terjun yang megah dijamin bisa memciptakan gambar yang sangat luar biasa.

Jika anda datang ketika musim hujan atau setelah hujan ada bonus lain yang bisa anda nikmati yakni kabut. Sensasi mengunjungi air terjun ini tidak akan anda temui di lokasi lain

Sumber: https://www.lampung.co/blog/kemegahan-air-terjun-curup-gangsa-way-kanan-hidden-paradise-di-lampung/

Pantai Gigi Hiu

Pantai Gigi Hiu Kelumbayan adalah sebuah objek wisata berupa pantai berbatuan yang terletak di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Indonesia. Daya tarik dari objek wisata ini berupa batu-batu karang yang menjulang tinggi di pinggir pantai. Pantai ini dinamakan “Gigi Hiu” karena terdapat tebing di yang menyerupai gigi Ikan hiu. Tempat ini juga disebut sebagai “Batu Layar” karena batunya yang mengembang bagaikan Perahu Layar.

Jalur akses menuju pantai Gigi Hiu hanya memerlukan waktu 2-3 jam saja dari Kota Pringsewu atau sekitar 70 Km ke arah selatan Kota Pringsewu sedangkan rute melalui kota Bandar Lampung membutuhkan waktu 3,5-4 jam atau sekitar 80 km. Di pantai Gigi Hiu, tidak tersedia hotel tetapi tersedia penginapan di rumah warga yang tidak jauh dari lokasi wisata. Pantai Gigi Hiu berdekatan dengan tempat wisata Teluk Kiluan yang memiliki lumba-lumba.

Pantai Gigi Hiu memiliki eksotisme batu karang yang di terjan ombak. Walaupun tak terdiri dari hamparan pasir putih yang bersih, pantai ini tetap memiliki daya tarik yang besar. Alasannya karena karang-karang raksasa yang tajam dan tertata secara alami di pantai ini. Fenomena ini kerap menarik para pecinta foto untuk berlomba mendapatkan gambar-gambar yang bagus. Ditambah lagi dengan warna emas khas temaram senja yang terbias deburan ombak. Sangat cantik!

Sumber: https://travelingyuk.com/pantai-gigi-hiu-lampung/66656 https://id.wikipedia.org › wiki › Pantai_Gigi_Hiu_Kelumbayan

Teluk Kiluan

Teluk Kiluan adalah objek wisata pantai yang terletak di Bumi Sari Natar, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dengan potensi wisata bahari, dan terkenal dengan banyaknya lumba-lumba, ikan paus disekitaran Teluk Kiluan. Teluk Kiluan juga terkenal dengan keindahan alam dan surga bagi para pemancing handal. Karena setiap tahun diadakan lomba memancing yang diikuti oleh para pemancing handal di seluruh Indonesia. Lokasinya berjarak 73 km dari Bandara Lampung dan dapat dicapai selama 3 jam menggunakan mobil.

Keistimewaan Teluk Kiluan:

  1. Lumba-lumba

Salah satu keistimewaan Teluk Kiluan adalah atraksi lumba-lumba di laut lepas. Di Teluk Kiluan ini dapat melihat kumpulan lumba-lumba yang jumlahnya ratusan ekor. Teluk Kiluan sebagai jalur migrasi dari dua jenis lumba-lumba, yaitu lumba-lumba hidung botol (Tursiops Truncatus) dengan badan lebih besar, berwarna abu-abu. Yang kedua adalah lumba-lumba Paruh Panjang (Stenella Longirostris) yang bertubuh lebih kecil. Jumlah kedua lumba-lumba itu sangat banyak karena yang melewati Teluk Kiluan ini diperkirakan mencapai ratusan bahkan ribuan lumba-lumba. Kedua jenis lumba-lumba itu cukup akrab dengan manusia. Lumba-lumba senang mendekati perahu atau kapal yang tengah melintas di laut. Lumba-lumba sebaiknya dilihat pada pagi hari pukul 06.00

  • Laguna Gayau

 Laguna Gayau atau Kolam Renang alami yang terletak di Balik Bukit Teluk Kiluan. Untuk sampai di spot Laguna Gayau dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit karena letaknya berada tepat di belakang bukit Teluk Kiluan. Terdapat juga guide lokal yang memandu para wisatawan dan pengunjung yang beru pertama kali ke Teluk Kiluan dengan biaya Rp 50.000 untuk satu kali perjalanan bolak balik. Untuk masuk ke area laguna diwajibkan membeli tiket seharga Rp 5.000 per orang. Untuk mencapai laguna, wisatawan dan pengunjung pasti melewati pantai yang sangat indah karena dipenuhi dengan sebaran bebatuan besar namun tetap harus tetap waspada dengan ombaknya yang juga cukup besar. Setelah melewati pantai barulah bisa melihat keindahan Laguna Gayau yang terbentuk oleh cekungan di tepi pantai dan dibatasi oleh dinding-dinding batu karang. Air di dalam laguna tersebut sangat jernih dan bersih dengan warna biru kehijauan. Kedalaman laguna berkisar 1 s.d 3 meter sehingga aman untuk berenang ataupun sekadar berendam didalamnya[1].

  • Snorkeling

Aktivitas water sport yang bisa kita lakukan di Teluk Kiluan Lampung disamping kegiatan mengejar lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias, adalah snorkeling. Sisi tepi pantai bervariasi, mulai dari pantai berpasir putih dengan kontur pantai yang landai hingga tebing-tebing berbatuan.

Berikut merupakan referensi untuk rincian biaya bila anda berwisata ke Teluk Kiluan:

  • Dolpin 1 perahu max 3 orang – 300.000
  • Penginapan 1 kamar 1 malam max 6 orang – 300.000
  • Makan/porsi – 25.000
  • Snorkling.orang – 30.000
  • Pelampung/orang – 15.000
  • Transportasi pulau/orang – 25.000
  • Transportasi laguna/orang – 20.000
  • Pemandu laguna/rombongan max 8 orang – 150.000
  • Pemandu snorkling/rombongan max 8 orang – 150.000
  • Masuk pulau/orang – 5.000
  • Masuk laguna/orang – 5.000

sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Teluk_Kiluan

Danau Ranau

Danau Ranau adalah danau terbesar kedua di Sumatra setelah Danau Toba. Danau ini terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatra Selatan. Danau ini tercipta dari gempa besar dan letusan vulkanik dari gunung berapi yang membuat cekungan besar.

danau Ranau adalah perbukitan yang berlembah hal ini praktis menjadikan danau Ranau memiliki cuaca yang sejuk. Danau terkenal sering para nelayan untuk mencari ikan seperti mujair, kepor, kepiat, dan harongan.

Tepat di tengah danau terdapat pulau yang bernama Pulau Marisa. Di sana terdapat sumber air panas yang sering digunakan para penduduk setempat ataupun para wisatawan yang datang ke pulau tersebut, terdapat air terjun, dan penginapan. Danau ini juga menjadi objek wisata andalan dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Ranau